Seekor Cicak dalam Secangkir Kopi

Seekor Cicak dalam Secangkir Kopi* Hari ini alarm kesayanganku tidak membangunkan dengan lancang seperti biasa. Aku terbangun pukul 8 oleh matahari yang memaksa menerobos masuk dan memilih wajahku untuk disiram sinar paginya. Ah, habis baterai lagi, batinku. Aku memeriksa telepon genggamku. Ada 7 panggilan tidak terjawab, 4 pesan pendek, 5 surel, dan beberapa notifikasi dari … More Seekor Cicak dalam Secangkir Kopi

Harapan Adalah Mimpi yang Ingkar

kemarau membuat suara parau musim hujan datang mendahuli nasib angin musim rindu menusuk-nusuk 13 rusuk seorang lelaki tua duduk di beranda, mengedarkan pandang pada lanskap yang menghitam ia masih juga belum lelah untuk melangkah namun kini langkahnya didorong masa lalu, bukan lagi ditarik masa yang membentang di depan. Juni 2015

Memeram Hulu Ledak

kamu tidak mungkin sepenuhnya benar, sebagaimana aku tidak mungkin seluruhnya salah. barangkali ini hanya soal merelakan. tapi sejauh yang aku tahu, itu adalah hal paling sulit. kemanapun kita pergi, ego selalu mendahului, seperti mengejar bayangan sendiri. sebab bukankah sesungguhnya kita hanya sedang belajar untuk mencintai diri sendiri dengan lebih baik dan lebih tabah? semoga kita … More Memeram Hulu Ledak

teng teng teng

ia mengecilkan volume pemutar musik stereonya. lampu dipadamkan, hanya pendar cahaya samar-samar yang memaksa masuk dari sela-sela ventilasi kamar. cahaya kemuning dari lampu taman yang hampir padam. ia memejamkan mata, menarik nafas dalam-dalam untuk kemudian dihembuskan perlahan. mungkin ia berharap ada nyeri yang ikut keluar bersama hembusan nafasnya itu. mungkin. ikan-ikan di akuarium masih juga … More teng teng teng